Kemewahan di Balik Akuarium, Menjelajahi Deretan Ikan Termahal di Dunia

Bagi sebagian orang, memelihara ikan hias bukan sekadar hobi pengisi waktu luang, melainkan simbol status dan investasi bernilai fantastis. Di dunia akuatik, harga sebuah ikan tidak hanya ditentukan oleh ukurannya, tetapi juga oleh kelangkaan, keunikan genetik, hingga mitos yang menyertainya. Beberapa spesies ikan dibanderol dengan harga yang setara dengan mobil mewah atau bahkan rumah megah.

Baca juga:

Sang Raja: Arwana Platinum

Gelar ikan hias termahal di dunia hingga saat ini masih dipegang oleh Arwana Platinum. Berbeda dengan Arwana jenis lain, varian ini memiliki warna putih salju yang murni dan berkilau metalik tanpa ada noda sedikit pun. Warna ini merupakan hasil mutasi genetik yang sangat langka di alam.

Harga satu ekor Arwana Platinum dikabarkan pernah mencapai Rp5 miliar. Selain karena estetikanya yang memukau, ikan ini dianggap sebagai pembawa keberuntungan dan kemakmuran dalam kepercayaan tertentu, menjadikannya incaran utama para kolektor elite global.

Keindahan dari Kedalaman: Peppermint Angelfish

Berpindah ke ekosistem laut, terdapat Peppermint Angelfish. Ikan berukuran kecil dengan corak garis merah dan putih seperti permen ini hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. 

Karena habitatnya yang sangat dalam, proses penangkapan ikan ini memerlukan peralatan selam khusus dan risiko yang tinggi. Kelangkaan akses inilah yang membuat harganya melambung hingga sekitar Rp400 juta per ekor.

Eksklusivitas Air Tawar: Pari Polkadot (Polka Dot Stingray)

Di segmen ikan pari, Polka Dot Stingray dari Sungai Xingu, Brasil, menempati urutan teratas. Ikan ini memiliki tubuh berwarna hitam pekat dengan bintik-bintik putih yang kontras. 

Salah satu varian yang paling mahal adalah yang memiliki mutasi bentuk kepala unik (berbentuk "U" atau batman ray). Ikan pari ini bisa dihargai hingga Rp1,5 miliar. 

Karena adanya larangan ekspor dari habitat aslinya, ikan ini kini lebih banyak didapat dari hasil budidaya khusus yang sangat terbatas.

Mengapa Harganya Begitu Mahal?

Ada beberapa faktor utama yang menentukan nilai fantastis dari ikan-ikan ini:

1. Mutasi Genetik: Warna atau bentuk tubuh yang menyimpang dari standar alam seringkali dianggap sebagai "karya seni" yang unik.

2. Risiko Penangkapan: Ikan yang berasal dari laut dalam atau wilayah konflik memiliki harga tinggi karena nyawa menjadi taruhannya saat menangkap mereka.

3. Biaya Perawatan: Ikan mahal biasanya membutuhkan sistem filtrasi, pakan, dan suhu air yang sangat spesifik dan mahal untuk menjaga kualitas warnanya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama