Ikan platy merupakan salah satu ikan hias air tawar yang sangat populer di kalangan pecinta akuarium. Warna tubuhnya yang cerah, perawatannya yang mudah, serta kemampuan berkembang biak yang cepat membuat ikan platy cocok dibudidayakan, baik sebagai hobi maupun peluang usaha. Artikel ini akan membahas cara budidaya ikan platy secara lengkap dan praktis, terutama bagi pemula.
Baca Juga:
- Waring Ikan Super Kuat, Aman dari Predator dan Kebocoran Kolam
- Dari Sungai ke Meja Makan Fakta Menarik Tentang Ikan Baung
- Anggur Laut Superfood Laut dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan
Mengenal Ikan Platy
Ikan platy (Xiphophorus maculatus) berasal dari Amerika Tengah dan termasuk ikan livebearer, yaitu ikan yang melahirkan anak, bukan bertelur. Ukuran tubuhnya relatif kecil, sekitar 4–6 cm, dengan variasi warna seperti merah, kuning, oranye, putih, hingga kombinasi warna menarik. Sifatnya yang damai memungkinkan ikan platy dipelihara secara berkelompok.
Persiapan Wadah Budidaya
Langkah awal dalam cara budidaya ikan platy adalah menyiapkan wadah yang sesuai. Wadah bisa berupa akuarium kaca, bak fiber, atau kolam terpal kecil.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Ukuran akuarium minimal 40 x 30 x 30 cm
- Gunakan air bersih yang sudah diendapkan 24 jam
- Suhu ideal air 24–28°C
- pH air berkisar 6,5–8
Tambahkan aerator dan filter untuk menjaga kualitas air tetap stabil. Tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok kecil juga bisa ditambahkan sebagai tempat persembunyian anakan ikan.
Pemilihan Indukan Ikan Platy
Keberhasilan budidaya ikan platy sangat bergantung pada kualitas indukan. Pilih indukan yang sehat, aktif berenang, warna cerah, dan tidak cacat.
Ciri indukan siap kawin:
- Umur minimal 3–4 bulan
- Betina berperut membesar
- Jantan memiliki gonopodium (sirip anal runcing)
Perbandingan ideal indukan adalah 1 jantan : 2–3 betina agar proses perkawinan berjalan optimal.
Proses Perkembangbiakan Ikan Platy
Ikan platy berkembang biak secara alami tanpa perlakuan khusus. Masa kehamilan betina sekitar 24–30 hari. Saat mendekati kelahiran, perut betina terlihat sangat besar dan terdapat noda gelap di dekat anus.
Untuk menghindari anak ikan dimakan induknya, sebaiknya:
- Pindahkan induk betina ke akuarium khusus melahirkan
- Gunakan sekat atau breeding box
Dalam sekali melahirkan, ikan platy dapat menghasilkan 20–80 ekor anakan.
Perawatan Anakan Ikan Platy
Anakan ikan platy (burayak) perlu perawatan khusus agar tumbuh optimal. Beri pakan berukuran kecil seperti:
- Kutu air halus
- Artemia
- Pakan bubuk khusus burayak
Berikan pakan 2–3 kali sehari dalam jumlah secukupnya. Jaga kebersihan air dengan mengganti 10–20% air setiap 2–3 hari.
Pemberian Pakan Ikan Platy Dewasa
Untuk ikan platy dewasa, pakan yang bisa diberikan antara lain:
- Pelet ikan hias
- Cacing sutra
- Daphnia
- Sayuran rebus seperti selada
Pemberian pakan sebaiknya 2 kali sehari dan tidak berlebihan agar kualitas air tetap terjaga.
Peluang Usaha Budidaya Ikan Platy
Budidaya ikan platy memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan. Permintaan pasar stabil karena ikan ini banyak diminati penghobi dan penjual ikan hias. Dengan modal kecil dan perawatan mudah, ikan platy dapat menjadi pilihan usaha rumahan yang menguntungkan.
Cara budidaya ikan platy tergolong mudah dan cocok untuk pemula. Dengan persiapan wadah yang tepat, pemilihan indukan berkualitas, serta perawatan yang konsisten, ikan platy dapat berkembang biak dengan cepat. Selain menjadi hobi menyenangkan, budidaya ikan platy juga berpotensi memberikan keuntungan ekonomi yang menarik.

.png)