![]() |
| Ikan Mas Koki |
- Kualitas air dalam pemijahan ikan mas koki
Air merupakan media hidup dan mempengaruhi kualitas tampilan ikan koki sehingga perlu mendapat perhatian. Hal-hal berikut harus di perhatikan jika Anda ingin budidaya ikan mas koki. Berikut kualitas air yang dipelukan untuk mendukung perkembangan koki secara optimal.
- suhu air berkisar 24-26oC.
- pH 7,2–7,4 (agak basa).
- oksigen minimal 3–5 ppm.
- CO2 max 10 ppm.
- nitrit max 0,2.
Air yang digunakan harus terdeklorinisasi atau sudah disaring dan diendapkan 24 jam. Air yang digunakan untuk pemijahan dan penetasan telur sebaiknya memiliki kandungan oksigen dan suhu yang stabil. Untuk menjamin tersedianya oksigen dapat digunakan aerator, sedangkan suhu pada bak pemijahan diusahakan sama dengan suhu air kolam dengan tingkat perbedaan (fluktuasi) kurang dari 5oC.
Baca Juga:
Cara Budidaya Ikan Lele Dikolam Terpal Agar Cepat Panen
Panduan Tepat Budidaya Ikan Gurame Dikolam Tembok Dengan Benar
Budidaya Ikan Sidat, Bisnis Mandiri dengan Untung Menjanjikan!
- Pakan Ikan Mas Koki
Ikan koki adalah bottom feeder (pemakan di dasar) dan omnivora (pemakan segala). Meski demikian ia biasa makan apa saja yang bisa dimakan, seperti pucuk daun, atau berburu cacing di dasar sungai. Maka inilah guna dari sungut yang ada pada mulut ikan. Pakan buatan untuk pembesaran koki dapat diberikan dalam bentuk butiran (pellet). Sumber protein utama adalah formulasi kombinasi antara bahan nabati (misalnya tepung kedelai, tepung jagung, tepung gandum, dan tepung daun) dan bahan hewani (seperti tepung ikan, tepung kepala udang, tepung cumi, dan kekerangan) serta multivitamin dan mineral seperti Ca, Mg, Zn, Fe, Co sebagai pelengkap pakan.
Kualitas pakan sangat menentukan tampilan warna sebagai daya tarik ikan koki sendiri, sehingga banyak upaya telah dilakukan dengan menggunakan bahan pakan yang mengandung zat pigmen seperti karotin (warna jingga), rutin (kuning) dan astasantin (merah). Zat-zat tersebut terkandung pada tubuh hewan dan tumbuhan tertentu seperti wortel mengandung zat karotin; sedangkan ganggang, chlorella, kubis, cabai hijau mengandung rutin; spirulina, kepiting, udang mengandung astasantin. Para pembudidaya saat ini tidak perlu lagi menyiapkan pakan sendiri karena sudah tersedia di pasaran pakan koki yang sudah di formulasi sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan zat untuk pembentukan warna ikan koki.
Pakan alami atau pakan hidup misalnya cacing darah, cacing tanah, daphnia, cacing tubifex cocok diberikan pada benih koki (hingga bobot 50 g/ekor) karena lebih mudah dicerna oleh benih sesuai dengan kondisi sistem pencernaan, selain itu koi juga dapat memakan phitoplankton dalam kolam.
Jumlah pakan diberikan berdasarkan jumlah ikan (bobot biomassa) dalam kolam dengan kisaran kebutuhan 3–5 % per-hari, dengan frekuensi pemberian 2–3 kali/hari hal ini juga disesuaikan dengan kondisi ikan dan media air pemeliharaannya.
Menurut pengalaman dan penelitian bertahun -tahun, ditemukanlan bahan-bahan aktif yang dapat ditambahkan untuk membuat warna koki lebih cemerlang. Ikan koki yang dipelihara di kolam Lumpur ternyata memiliki kualitas warna yang lebih cemerlang dibandingkan dengan yang dipelihara di kolam tembok. Saat budidaya ikan mas koki akan ada banyak hal gangguan seperti ganggang yang memang tumbuh di lumpur. Ganggang yang dimakan koki mengandung banyak zat karoten. Maka kalau anda ingin menambah warna ikan lebih cemerlang beri makan paprika, dan daun marigold, semuanya dapat anda campurkan dalam makanannya. Banyak makanan sumber karoten ini sudah dalam bentuk ekstrak sehingga mudah dicampurkan dengan pelet atau roti.
Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!


