Budidaya ikan di keramba jaring apung adalah langkah budidaya yang bisa dikerjakan di laut, sungai maupun di danau. Dengan kondisi air yang cukup tinggi dengan kwalitas ait yang cukup ideal untuk lakukan budidaya, keramba jadi pilihan yang bagus untuk lakukan budidaya.
![]() |
| Keramba Jaring Apung |
Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung
Budidaya ikan keramba jaring apung dapat di kerjakan baik di sungai yang dalam, danau, diatas kolam terpal, sampai laut. Budidaya ikan keramba jaring apung adalah satu diantara langkah budidaya pembesaran ikan nila yang efektif serta efisien, jenis system budidaya ini sudah dapat dibuktikan lebih efektif, baik efektif dengan cara tehnis maupun ekonomis.
Dengan luasan media yang sempit, kita dapat melipat gandakan hasil panen ikan tanpa ada mesti memberi cost yang besar. Pola yang di gunakan yaitu mengintensifkan pola budidaya ikan itu, memanglah ahirnya bakal beresiko pada cost tinggi tetapi dapat diperoleh keuntungan yang lebih tinggi juga.
Baca Juga: Cara Mudah Budidaya Belut Di Kolam Terpal
Peralatan Budidaya Kerambang Jaring Apung
Media untuk pembesaran dalam Budidaya ikan keramba jaring apung (KJA) biasanya memiliki ukuran 4x4x3 m3, spesifikasi tehnis keramba jaring apung ukuran 4x4x3 m3 yaitu seperti berikut :
- Pelampung : Terbuat berbahan styrofoam atau drum, berupa silindris, jumlah pelampung minimum 8 buah/jaring.
- Tali jangkar : Terbuat berbahan polyetiline (PE), panjang 1, 5 kali kedalaman perairan, jumlah sejumlah 5 utas/jaring, diameter 0. 75 inci.
- Jangkar : Terbuat berbahan besi atau blok beton atau batu, berupa sisi empat, berat minimum 40 kg/buah, jumlah sejumlah 5 buah/jaring ;
- Jaring : Jaring terbuat berbahan polyetiline (PE 210 D/12), ukuran mata jaring 1 inci, warna hijau, ukuran jaring sejumlah 122, 5 m (7x7x2, 5 m3).
Luas peruntukan areal pemasangan keramba jaring apung optimal 10% dari luas potensi perairan atau 1% dari luas perairan saat surut paling rendah. Diluar itu harus mempunyai pembersih jaring, pengukur kualitas air (termometer, sechsi disk, kertas lakmus), peralatan lapangan (timbangan, hapa, waring, ember, alat panen, dan lain-lain), serta sampan.
Penebaran Benih Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung
- Sebagai usaha sterilisasi, sebelumnya benih ditebar, benih baiknya di rendam dulu dalam larutan Kalium Pemanganat konsentrasi 4 – 5 ppm sepanjang lebih kurang 15 – 30 menit.
- Penebaran benih baiknya dikerjakan saat pagi hari agar ikan tak alami stres atau kematian akibat ketidaksamaan suhu itu. Benih yang ditebar memiliki ukuran 5 – 8 cm, berat 30 – 50 gr serta padat tebar 50 – 70 ekor/m3. Pakan yang didapatkan untuk pembesaran ikan nila yaitu lambit.
Baca Juga: Langkah-langkah Budidaya Kepiting Rajungan Dengan Benar
Pemeliharaan Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung
- Lama pemeliharaan Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung meraih 4 bulan. (untuk ikan Nila) dengan tingkat keberlangsungan hidup sejumlah 80%. Pakan yang didapatkan berbentuk pelet apung dengan dosis 3 – 4% dari bobot keseluruhan ikan. Frekwensi pemberiannya, 3 kali sehari saat pagi, siang serta sore dengan rasio konversi pakan (FCR) 1, 3.
- Pengangkutan memakai air yang bersuhu rendah sekitaran 20 °C
- Saat pengangkutan sebaiknya saat pagi hari atau sore hari.
- Jumlah kepadatan ikan dalam alat pengangkutan tidaklah terlalu padat.
Selesai sudah artikel untuk hari ini yang membahas tentang "Cara Budidaya Ikan di Kerampa Jaring Apung", jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Sampai jumpa.


