![]() |
| Ikan Hias |
Cara Mudah Merawat Ikan Hias
1. Ukuran akuarium
Dalam memilih ukuran akuarium jangan sampai salah ukuran, alih-alih membuat ikan stres dan tidak bertahan lama. Ada beberapa ikan yang bisa diletakkan di akuarium ukuran tidak terlalu besar seperti ikan cupang hias, guppy, molly, manfish, dan jenis kecil lainnya. Jika Anda berniat memelihara ikan arwana sediakan tempat yang besar, sebab ikan ini akan tumbuh memanjang dan membutuhkan tempat yang luas.
2. Perhatikan air
Jika memelihara ikan air laut seperti clown fish atau yang sering disebut nemo atau jenis ikan laut lainnya, maka harus membeli air laut atau menggunakan air laut. Selain itu, harus diukur suhu dan pH nya agar ikan seperti dihabitat aslinya. Memang prosesnya sedikit lebih rumit dari pada memelihara ikan air tawar. Namun ada beberapa ikan air tawar cantik yang bisa dipelihara seperti ikan neon tetra, botia, ikan mas koki, louhan, dan lain-lain.
Baca Juga: 4 Manfaat Ikan Kembung Bagi kesehatan
3. Menjaga tingkat pH
pH adalah indikator keasaman atau alkalunitas air di dalam akuarium. Untuk mengetahui kadar pH dalam air sebaiknya menggunakan alat uji pH untuk memeriksa tingkat pH. Ikan air tawar biasanya berkembang biak ketika tingkat pH antara 6,8 dan 7,5 tergantung spesiesnya, karena pada kisaran inilah ikan akan terasa seperti habitat alaminya. Selain itu, Anda harus memeriksanya dengan seksama karena perubahan pH dapat menyebabkan ikan stress atau rentan terhadap penyakit.
4. Perhatikan suhu
Perubahan suhu juga dapat merusak kehidupan di dalam akuarium. Untuk itu, jangan letakkan akuarium di dekat jendela yang banyak terkena sinar matahari atau di samping pemanas. Hal itu akan dapat mengubah suhu air dengan cepat. Ikan air tawar tropis membutuhkan suhu yang konstan.
5. Mengganti air
Gantilah air dalam akuarium selama 1 bulan sekali. Namun yang harus diperhatikan jangan langsung mengganti air secara langsung, hal ini akan membuat ikan kaget karena harus beradaptasi dengan air baru lagi.

